Bukbers Tokoh Nasional dalam Semangat Nasi Kebuli

Bukbers Di Rumah Bupati Lahat Bursah Zarnubi
Bukbers Di Rumah Bupati Lahat Bursah Zarnubi

Kehangatan  terasa di dalam event buka bersama (bukbers) di rumah  bupati Lahat, Sumsel  Bursah Zarnubi, di bilangan Jakarta Selatan, Senin  9 Maret 2026, pukul 16.00 sampai malam. Ketua umum Partai Bintang Reformasi (2006-2011) dan anggota DPR RI (2004-2009) itu  menjadi tuan rumah bukbers dengan suguhan sangat mewah dan lezat. Ia sangat mengapresiasi mereka yang hadir, selain dengan keramahan juga suguhan yang spektakuler.

Yang hadir bukan kaleng-kaleng, tapi tokoh-tokoh nasional. Misalnya, Prof Dr Ir  Sufmi Dasco Ahmad (Wakil Ketua DPR RI (2024-2029), Hariman Siregar ( tokoh aktivis demokrasi dan pendiri INDEMO) , Dr Effendi Choiri atau Gus Coy (politisi),Yandri Susanto (Menteri Desa),  Agus Jabo Priyono (Wamen Sosial), Iwan Sumule (wakil ketua BP Taskin), Dr Connie Rahakundini Bakrie (pakar militer), Dr Ferry Amsari (pakar hukum tata negara dan aktivis politik), Hamid Basyaib (pemikir kebudayaan/sains/agama) dan Akbar Faisal (politisi).

 Selain mereka juga hadir para aktivis demokrasi baik senior maupun junior dari INDEMO, Pro-Dem dan Humanika.

PEREKAT SOSIAL

Bukbers di bulan Ramadhan,  sudah menjadi kultur yang merekatkan hubungan sosial tanpa bias politik, ekonomi, budaya bahkan juga agama. Orang bisa saling berbeda  sikap dan pandangan politik, tapi perbedaan itu luluh dalam spirit kebersamaan dan kemanusiaan. Dalam konteks ini, Bursah Zarnubi hadir menjadi  solidarity maker di antara sesama tokoh kebangsaan, penyelenggara negara, kaum intelektual dan aktivis demokrasi.  
 
“Silaturahmi itu jembatan kemanusiaan yang merekatkan hubungan persaudaraan secara universal. Dan saya bahagia, banyak tokoh nasional dan aktivis demokrasi memberikan makna dalam bukbers ini. Obrolan mereka cukup bernas dan mencerahkan. Alhamdulillah, semua yang hadir bahagia,” tutur Bursah.

Gus Coy dan Krisman memberikan tausiyah atau kuliah tujuh menit. Menurut Gus Coy, aktivis politik/demokrasi  memiliki peran strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Selain action, mereka pun  memproduksi ide-ide alternatif dan kritis  yang bermakna bagi demokrasi. Peran ini dilakukan para aktivis tanpa pamrih.

Hariman Siregar lebih banyak bicara secara reflektif  soal serangan Amerika-Israel ke Iran. Sementara itu, Sufmi Dasco mengatakan, pemerintahan Prabowo Subianto selalu terbuka terhadap  kritik dari publik.

Adapun  Hamid Basyaib mengatakan, sepuluh tahun mendatang, AI (kecerdasan buatan) melebihi kecerdasan manusia.

DAHSYATNYA NASI KEBULI

Bukbes ini tidak hanya menghangatkan jiwa dan pikiran tapi juga raga. Menu ide dan menu makanan serta minuman pun  menyatu. Nasi kebuli yang “mak nyus” (istilah Umar Kayam) menjadi salah satu semangat silaturahmi ini.

Bursah sangat memanjakan hadirin dengan suguhan menu: nasi kebuli, soto Bogor, pempek Palembang,kolak, es teler, buah, sayur, teh, kopi dan lainnya. Ini benar-benar perbaikan gizi, termasuk bagi saya.

Di tengah suasana bukber yang hangat, Bursah bilang kepada saya, “Is, saya berlebaran di Lahat, di kampung saya. Karena itu sebelumnya, aku ucapkan selamat Idul Fitri dan mohon maaf lahir dan batin kepada semua teman serta sahabat…Nyicil…” Begitulah Bursah yang ramah, humoris, dan hangat serta suka berbagi.

Pos terkait