Jakarta 12 Maret – Aliansi Suara Demokrasi Nusantara (ASDN) mengeluarkan pernyataan sikap tegas terkait dugaan tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum aparat Brimob terhadap seorang anak di bawah umur di wilayah Kabupaten Maluku Tenggara.
Koordinator Umum Aliansi Suara Demokrasi Nusantara (ASDN), Riki Redja, menyatakan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap Hak Asasi Manusia.
“Kami sangat mengecam tindakan represif tersebut. Polri seharusnya menjadi pelindung dan pengayom, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak. Terjadinya kekerasan fisik terhadap anak di bawah umur dengan alasan apa pun adalah tindakan yang tidak manusiawi dan mencederai rasa keadilan kita,” ujar Riki.
Aliansi Suara Demokrasi Nusantara (ASDN) menuntut agar Kapolri beserta jajarannya segera melakukan investigasi secara transparan dan menindak tegas oknum yang terlibat, baik secara kode etik maupun hukum pidana. Dalam pernyataan sikapnya, Aliansi Suara Demokrasi Nusantara (ASDN) menyatakan tiga tuntutan, yaitu:
1. Mendesak Kapolri dan jajarannya untuk segera melakukan investigasi transparan dan menindak tegas oknum yang terlibat dalam peristiwa tersebut.
2. Meminta pihak kepolisian untuk menyampaikan perkembangan kasus ini secara transparan kepada publik guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
3. Melakukan evaluasi menyeluruh dan mendalam terhadap perilaku anggota Polri yang bertugas di lapangan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di seluruh wilayah Indonesia.
Aliansi Suara Demokrasi Nusantara (ASDN) akan terus melakukan memantau jalannya proses hukum ini hingga tuntas.
“Kami akan terus memantau dan mengawal kasus ini agar keadilan dapat ditegakkan dan masyarakat dapat merasa aman dan terlindungi,” kata Riki.
Dalam pernyataan sikapnya, Aliansi Suara Demokrasi Nusantara (ASDN) juga menyatakan bahwa tindakan penganiayaan anak oleh oknum Brimob merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan harus ditindak tegas.
“Kami berharap agar kasus ini dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk selalu menjaga dan melindungi hak-hak anak dan kelompok rentan lainnya,” tambah Riki.
Aliansi Suara Demokrasi Nusantara (ASDN) juga mengajak masyarakat untuk terus memantau dan mengawal kasus ini agar keadilan dapat ditegakkan dan masyarakat dapat merasa aman dan terlindungi. “Kami akan terus berjuang untuk melindungi hak-hak anak dan kelompok rentan lainnya,” pungkasnya.





