Pasar Jaya Gelar Pasar Murah untuk Stabilkan Harga Lebaran

Perumda Pasar Jaya
Perumda Pasar Jaya

Jakarta – Perumda Pasar Jaya menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan menjelang Idulfitri 1447 Hijriah di wilayah DKI Jakarta. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar program pasar murah di sekitar 450 titik yang tersebar di berbagai wilayah Jakarta.

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan, mengatakan program pasar murah tersebut bertujuan untuk menjaga keterjangkauan harga bahan pokok bagi masyarakat sekaligus menjaga situasi tetap kondusif menjelang hari besar keagamaan.

Menurutnya, pelaksanaan pasar murah akan melibatkan jaringan pasar tradisional serta gerai distribusi pangan milik Pasar Jaya.

Saat ini, Pasar Jaya mengelola sekitar 153 pasar tradisional di wilayah DKI Jakarta. Selain itu, perusahaan daerah tersebut juga memiliki jaringan gerai pangan yang tersebar di berbagai lokasi. Dari total gerai yang ada, sebanyak 48 gerai telah terintegrasi di 24 pasar guna memudahkan proses distribusi bahan pokok langsung kepada masyarakat.

“Untuk menjaga ketersediaan stok pangan, Pasar Jaya juga telah melakukan koordinasi dengan Perum Bulog guna memastikan kelancaran distribusi komoditas strategis seperti beras, gula, dan minyak goreng.” ujarnya.

Namun, untuk komoditas minyak goreng bersubsidi Minyak Kita, Pasar Jaya saat ini tidak lagi mendistribusikannya secara langsung karena mekanisme penyalurannya telah berada di bawah pengelolaan Bulog.

Meski demikian, Pasar Jaya tetap memperkuat distribusi bahan pangan lainnya melalui jaringan pasar yang dimiliki. Sejumlah komoditas telah disiapkan untuk mengantisipasi peningkatan permintaan menjelang Idulfitri, di antaranya sekitar 300 ton beras, 120 ton gula, serta program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sekitar 12,4 ton. Selain itu, tersedia pula pasokan beras premium sekitar 420 ton.

Selain fokus pada stabilisasi harga dan distribusi pangan, Pasar Jaya juga mendukung berbagai program pemerintah dalam penguatan ekonomi masyarakat, termasuk melalui dukungan suplai pangan untuk koperasi desa (Kopdes) sebagai bagian dari penguatan jaringan distribusi pangan hingga ke tingkat masyarakat.

“Pasar Jaya juga tengah mengembangkan berbagai fasilitas pendukung di lingkungan pasar. Salah satunya melalui keberadaan fasilitas SPPG di wilayah Pasar Cilincing yang menjadi bagian dari penguatan ekosistem distribusi pangan serta pengembangan infrastruktur layanan masyarakat.” kata Agus.

Agus menegaskan berbagai langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Pasar Jaya dalam menjaga stabilitas pasokan pangan serta memastikan masyarakat Jakarta dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, khususnya menjelang momentum hari besar keagamaan.

Melalui program pasar murah, peningkatan stok komoditas, serta koordinasi dengan berbagai pihak termasuk Bulog dan daerah pemasok, diharapkan harga bahan pokok di pasar-pasar wilayah DKI Jakarta tetap stabil dan kondisi masyarakat menjelang Idulfitri dapat berjalan aman dan kondusif.

Pos terkait