Mudik 2026 Super Lancar, Ini Kata GPII soal Kinerja Polri

Masri Ikoni Ketua Umum GPII
Masri Ikoni Ketua Umum GPII

Jakarta, 6 April 2026 — Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) menyampaikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) atas keberhasilan dalam mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 yang berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Ketua Umum GPII, Masri Ikoni, menilai kelancaran penyelenggaraan mudik tahun ini merupakan hasil dari sinergi yang solid antara Polri, TNI, Kementerian Perhubungan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai mampu menghadirkan sistem pengamanan dan pengelolaan arus mudik yang efektif serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta jajaran telah berhasil mengelola agenda tahunan umat Islam ini dengan sangat baik. Kesiapan dan kesigapan personel di lapangan menunjukkan komitmen tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Masri dalam keterangannya.

Menurutnya, keberhasilan tersebut juga tidak lepas dari kemampuan Polri dalam membangun koordinasi yang kuat dengan berbagai pihak, sehingga penanganan arus mudik dapat dilakukan secara optimal dan terintegrasi. Hal ini tercermin dari meningkatnya kenyamanan dan rasa aman yang dirasakan masyarakat selama perjalanan mudik.

GPII juga menyoroti inovasi yang dilakukan Polri melalui pemanfaatan teknologi digital dalam memantau arus lalu lintas secara real-time. Langkah ini dinilai mampu meningkatkan kecepatan respons dalam pengambilan keputusan serta meminimalisasi potensi kemacetan dan gangguan di jalur mudik.

“Penggunaan sistem digital menjadi salah satu faktor penting yang mendukung kelancaran mudik tahun ini. Ini menunjukkan bahwa Polri terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” tambahnya.

Lebih lanjut, Masri menilai bahwa implementasi tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” benar-benar terealisasi di lapangan. Masyarakat dapat menjalani perjalanan dengan lebih tenang, aman, dan nyaman, serta tiba di kampung halaman dengan selamat.

Keberhasilan tersebut juga diperkuat oleh hasil survei yang dilakukan oleh KedaiKOPI, yang menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan mudik Lebaran 2026 mencapai 88,8 persen, dengan nilai rata-rata 7,18 dari skala 1–10. Hasil ini mencerminkan tingginya kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah dan aparat dalam mengelola arus mudik.

Head of Research KedaiKOPI, Ashma Nur Afifah, menyampaikan bahwa mayoritas responden merasa puas terhadap layanan yang diberikan, baik dari aspek armada transportasi umum maupun infrastruktur serta kebijakan manajemen mudik yang diterapkan.

Survei tersebut dilaksanakan pada 23–30 Maret 2026 dengan melibatkan 1.101 responden yang merupakan pemudik Lebaran 2026. Dua aspek utama yang diukur dalam survei ini meliputi kualitas layanan transportasi serta efektivitas kebijakan pengaturan lalu lintas.

Kebijakan rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah (one way) dan contraflow juga mendapatkan respons positif, dengan 80,8 persen responden menyatakan puas terhadap penerapannya dalam mengurai kepadatan arus kendaraan.

Sebagai penutup, GPII berharap capaian positif ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada momentum-momentum berikutnya. GPII juga mendorong agar sinergi lintas sektor serta inovasi berbasis teknologi terus diperkuat guna menghadirkan sistem transportasi dan pengamanan yang semakin optimal di masa depan.

Pos terkait