JAKARTA – Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (HIKMAHBUDHI) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 melalui kegiatan bertajuk “Light Up 55 Tahun HIKMAHBUDHI” yang digelar di Jakarta. Mengusung tema “Atta Dipa Bhava, Pelita bagi Bangsa”, peringatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen organisasi dalam berkontribusi bagi pembangunan bangsa melalui pendidikan, sosial, dan keagamaan.
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama RI, para senior dan alumni HIKMAHBUDHI, kader organisasi, serta sejumlah undangan dari berbagai kalangan.
Ketua Umum HIKMAHBUDHI, Candra Aditiya, menyampaikan bahwa arah perjuangan organisasi saat ini tercermin dalam manifesto HIKMAHBUDHI yang mengedepankan nilai modern, religius, dan intelektual. Menurutnya, selama 55 tahun perjalanan organisasi, HIKMAHBUDHI telah menjadi rumah perjuangan bagi mahasiswa Buddhis Indonesia dan akan terus memainkan peran strategis dalam membangun generasi yang berkualitas.
“Modernitas harus berjalan seiring dengan moralitas. Religiusitas harus diwujudkan dalam tindakan nyata bagi kemanusiaan, dan intelektualitas harus menjadi kekuatan untuk membangun perubahan sosial,” ujar Candra.
Ia menegaskan bahwa kader HIKMAHBUDHI harus mampu menjadi generasi yang cerdas, bijaksana, serta memiliki integritas yang kuat. Selain itu, perjuangan organisasi harus senantiasa berpihak pada nilai-nilai kemanusiaan, persatuan, dan keadilan sosial.
Menurut Candra, usia 55 tahun menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat arah perjuangan organisasi menuju masa depan yang lebih besar dan lebih relevan dalam menjawab tantangan zaman.
Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Dr. Fauzan, memberikan apresiasi atas kontribusi HIKMAHBUDHI dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di lingkungan perguruan tinggi. Ia menilai organisasi mahasiswa berbasis nilai keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter mahasiswa di tengah dinamika dan tantangan global yang semakin kompleks.
Di kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama RI, Supriyadi, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan organisasi keumatan dalam memperkuat moderasi beragama serta nilai-nilai kebangsaan.
Menurutnya, HIKMAHBUDHI memiliki posisi penting sebagai jembatan yang menghubungkan nilai-nilai ajaran Buddha dengan dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.
Melalui peringatan HUT ke-55 bertajuk “Light Up 55 Tahun HIKMAHBUDHI”, organisasi tersebut menegaskan komitmennya untuk terus menjadi pelita bagi bangsa dengan menghadirkan kontribusi nyata dalam bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan, sekaligus memperkuat peran generasi muda Buddhis dalam pembangunan Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.





