Jakarta – Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Koordinator Pusat Presidium Nasional Forkom BEM/DEMA PTAI Se-Indonesia, Fathammubina, menyampaikan apresiasi atas peran Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mendukung agenda pembangunan nasional. Namun, ia menegaskan bahwa masih banyak hal yang harus dibenahi oleh Polri agar institusi kepolisian semakin dipercaya publik.
Ia menilai, peringatan tahun ini dapat menjadi momentum penting bagi Polri untuk memperkuat reformasi kelembagaan, meningkatkan profesionalisme, integritas, transparansi, akuntabilitas, dan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, pembenahan tersebut sangat diperlukan untuk menjawab berbagai persoalan yang masih menjadi sorotan masyarakat sekaligus menjaga dan memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Fathammubina juga menekankan bahwa dukungan terhadap Polri perlu diiringi dengan kritik yang membangun. Ia berharap Polri tidak alergi atau anti kritik, karena berbagai masukan dari masyarakat dapat menjadi bahan evaluasi untuk mendorong pembenahan internal, memperkuat penegakan hukum yang adil, meningkatkan penghormatan terhadap hak asasi manusia, serta memastikan setiap pelanggaran oleh oknum ditindak sesuai ketentuan.
Selain itu, ia mengajak mahasiswa dan masyarakat luas untuk terus berperan aktif dalam menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta menangkal hoaks, radikalisme, dan berbagai potensi gangguan keamanan yang dapat mengancam stabilitas nasional.
Momentum ini diharapkan menjadi pengingat bahwa masih banyak yang harus dibenahi, sehingga Polri terus berbenah, terbuka terhadap kritik yang konstruktif, dan tidak alergi terhadap masukan publik demi menghadirkan pelayanan serta penegakan hukum yang adil bagi seluruh warga negara,” ujar Fathammubina.





