“Educatus in Posterum”, GMKI Siapkan Kader Terdidik untuk Indonesia Emas 2045

GMKI
GMKI

Jakarta – Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) terus mendorong penguatan kapasitas kader melalui Pendidikan dan Pelatihan Ekonomi, Politik, dan Hukum (Diklat EPOLHUM) yang berlangsung pada 9–14 Agustus 2026 di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi DKI Jakarta. Mengusung tema “GMKI untuk Indonesia Maju, Menuju Indonesia Emas 2045” dengan slogan “Educatus in Posterum” atau “Terdidik untuk Masa Depan”, kegiatan tersebut menjadi ruang pembekalan bagi mahasiswa dan pemuda untuk memahami berbagai persoalan strategis nasional.

Ketua Umum PP GMKI Prima Surbakti mengatakan, Diklat EPOLHUM diarahkan untuk meningkatkan kemampuan kader dalam membaca dan menganalisis persoalan di bidang ekonomi, politik, dan hukum. Selain mendapatkan materi dari akademisi, praktisi, serta tokoh nasional, peserta juga memperoleh kesempatan berdialog mengenai pembangunan, kebijakan publik, tata kelola pemerintahan, penegakan hukum, serta tantangan yang dihadapi masyarakat. Pembinaan tersebut diharapkan dapat melahirkan kader muda yang memiliki kapasitas intelektual sekaligus kepedulian terhadap persoalan kebangsaan.

Dalam konteks pascapenetapan UMP/UMK, GMKI juga menilai pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam memahami dinamika ketenagakerjaan dan dampaknya terhadap masyarakat. Pembahasan mengenai kebijakan ekonomi dan kesejahteraan pekerja menjadi bagian dari ruang kajian yang dapat dikembangkan melalui forum-forum organisasi. GMKI mendorong agar penyampaian pandangan mahasiswa mengenai kebijakan publik dilakukan berdasarkan data, kajian yang memadai, serta melalui ruang dialog yang konstruktif dengan pemerintah maupun pemangku kepentingan terkait.

Prima Surbakti menegaskan bahwa kader GMKI diharapkan mampu mengambil peran positif dalam kehidupan publik dengan tetap menjunjung nilai kekristenan, keindonesiaan, demokrasi, dan kebhinekaan. Setelah pelaksanaan Diklat EPOLHUM, penguatan kajian dan pengembangan kader akan terus diarahkan agar mahasiswa memiliki kesiapan untuk berkontribusi di berbagai bidang, termasuk ekonomi, politik, hukum, akademik, dan sektor profesional. Melalui penguatan kapasitas tersebut, GMKI berharap kader muda dapat menjadi bagian dari proses pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Pos terkait