TANGERANG SELATAN — Pasca kemeriahan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, Rektor Universitas Terbuka (UT), Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., menyampaikan seruan kebangsaan kepada seluruh civitas akademika, mahasiswa, serta masyarakat luas untuk terus merawat kondusifitas serta keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di seluruh pelosok negeri.
Prof. Ali Muktiyanto menekankan bahwa momentum perayaan kemerdekaan yang telah dilalui hendaknya tidak berhenti pada aspek seremonial semata, melainkan diwujudkan dalam tindakan nyata menjaga kedamaian, persatuan, dan stabilitas nasional guna menyokong keberlanjutan pembangunan bangsa.
Secara khusus, Rektor UT mengingatkan kembali ingatan publik pada peristiwa kerusuhan yang terjadi pada bulan Agustus 2025 lalu. Beliau meminta seluruh elemen bangsa, khususnya kalangan insan akademis dan generasi muda, untuk menjadikan peristiwa kelam tersebut sebagai cermin dan pelajaran berharga (lesson learned) agar tidak terulang di masa mendatang.
“Kita harus memetik pelajaran penting dari peristiwa kerusuhan Agustus 2025 yang lalu. Pengalaman tersebut membuktikan secara nyata bahwa anarkisme, tindakan provokatif, dan kerusuhan massa tidak pernah memberikan solusi atas masalah apa pun. Sebaliknya, tindakan destruktif hanya melahirkan kesengsaraan, melumpuhkan aktivitas publik, dan membawa kerugian serta kesusahan mendalam bagi masyarakat kecil,” ujar Prof. Ali Muktiyanto dalam keterangannya di Kampus UT Pusat.
Beliau juga mengingatkan bahwa mahasiswa sebagai insan terpelajar memiliki kewajiban moral untuk menjaga situasi tetap dingin dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah keutuhan bangsa. Penyampaian aspirasi, menurutnya, harus tetap berpijak pada nilai-nilai keilmuan, etika akademik, serta mekanisme konstitusional yang damai dan bermartabat.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Ali Muktiyanto secara tegas menyatakan komitmen dan dukungannya terhadap institusi TNI dan Polri yang terus bekerja keras mengawal keamanan di seluruh wilayah NKRI pasca-peringatan HUT Kemerdekaan.
“Sinergi antara akademisi, masyarakat, dan aparat keamanan adalah kunci. Kita dukung penuh jajaran TNI dan Polri dalam memelihara ketertiban serta memulihkan stabilitas wilayah. Hanya dalam iklim kemasyarakatan yang kondusif, aman, dan damai, proses pendidikan, roda perekonomian, serta aktivitas sosial publik dapat berjalan dengan optimal menuju cita-cita kemajuan Indonesia,” pungkasnya.
Rektor UT berharap agar ketenangan dan kesejukan pasca-HUT ke-81 RI ini dapat terus dipelihara oleh seluruh komponen masyarakat demi menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.





