Ustaz Suhendar: Khilafatul Muslimin Berkomitmen Jaga Keutuhan NKRI

Ustadz Suhendar Amir Khilafatul Muslimin Jabodetabek
Ustadz Suhendar Amir Khilafatul Muslimin Jabodetabek

JAKARTA — Amir Khilafatul Muslimin Wilayah Jabodetabek, Ustadz Suhendar, mengimbau masyarakat tidak salah paham soal konsep khilafah yang diusung organisasinya. Ia menegaskan, Khilafatul Muslimin tetap berkomitmen penuh menjunjung tinggi Pancasila sebagai dasar negara dan siap hidup rukun di bawah naungan NKRI.

Ustadz Suhendar menyebut, istilah khilafah yang mereka jalankan murni berkaitan dengan ranah keyakinan dan cara beribadah—bukan agenda politik untuk menggoyang pemerintahan.

Bukan Gerakan Politik, Murni Urusan Ibadah

Ustadz Suhendar meluruskan anggapan yang kerap mengaitkan kelompoknya dengan gerakan radikal atau upaya mengubah sistem ketatanegaraan Indonesia. Menurutnya, wadah ini ada hanya untuk membimbing spiritualitas warga jamaah.

* Fokus Pembinaan Moral: Khilafah dimaknai sebagai metode pengorganisasian internal untuk mempererat silaturahmi, memperbaiki akhlak, dan memaksimalkan ibadah harian.

* Tanpa Agenda Kekuasaan: Tidak ada niatan sedikit pun untuk merebut kekuasaan, mengubah bentuk negara, atau melanggar konstitusi yang berlaku di Indonesia.
Pancasila dan NKRI Jadi Benteng Bersama

Bagi Ustadz Suhendar dan jamaahnya, Pancasila justru menjadi wadah yang menaungi keberagaman beragama di Indonesia. Nilai-nilai di dalamnya dinilai sangat sejalan dengan ajaran Islam yang membawa kedamaian.

Seluruh anggota Khilafatul Muslimin diminta untuk selalu menjadi warga negara yang tertib, taat hukum, serta menolak tegas segala aksi kekerasan dan radikalisme.

Keberadaan mereka di tengah masyarakat dipastikan bertujuan untuk merawat keutuhan NKRI, bukan memecah belah.

Melalui rilis ini, Ustadz Suhendar berharap publik dan pihak berwenang dapat melihat Khilafatul Muslimin secara lebih jernih dan objektif, sebagai bagian dari elemen bangsa yang ingin berkontribusi menjaga kedamaian Indonesia.

Pos terkait