Jakarta – Menjelang momentum Hari Tani Nasional, Serikat Jalanan mengajak seluruh elemen pemuda dan mahasiswa untuk tetap menjaga arah perjuangan dan tidak mudah terseret provokasi. Persoalan agraria, konflik lahan, kesejahteraan petani, serta ketimpangan penguasaan sumber daya adalah isu serius yang layak diperjuangkan secara kritis. Jangan biarkan substansi tersebut tenggelam hanya karena tindakan segelintir pihak yang memilih menciptakan kegaduhan.
Turun ke jalan merupakan bagian dari hak demokratis warga negara. Namun jalanan bukan ruang tanpa batas. Militansi tidak identik dengan anarkisme, dan keberanian tidak diukur dari seberapa besar kerusakan yang ditimbulkan. Ketika aksi berubah menjadi perusakan, kekerasan, atau benturan yang tidak perlu, perhatian publik akan bergeser dari tuntutan petani menuju kegaduhan di lapangan.
Serikat Jalanan menyerukan pemuda dan mahasiswa agar lebih kritis membaca setiap ajakan dan provokasi, terutama yang mendorong tindakan kontraproduktif. Jangan mudah terseret emosi massa. Jangan memberi ruang kepada pihak mana pun yang ingin memanfaatkan momentum Hari Tani Nasional untuk kepentingan di luar agenda perjuangan rakyat. Gerakan harus punya sikap, tetapi juga harus punya kendali.
Hari Tani Nasional semestinya menjadi momentum memperkuat solidaritas terhadap petani dan masyarakat yang menghadapi persoalan agraria. Kritik boleh keras, tuntutan boleh lantang, dan tekanan publik merupakan bagian dari demokrasi. Namun semuanya harus diarahkan pada substansi: menghadirkan kebijakan agraria yang adil, memperkuat perlindungan terhadap petani, dan memastikan persoalan masyarakat benar-benar didengar.
Serikat Jalanan juga mengingatkan bahwa tindakan anarkis justru dapat merugikan gerakan itu sendiri. Satu tindakan provokatif dapat mengaburkan banyak tuntutan substantif yang telah dibangun. Karena itu, setiap elemen aksi perlu menjaga disiplin, menghindari benturan, serta memastikan penyampaian aspirasi berlangsung secara tertib tanpa kehilangan daya kritisnya.
Hari Tani Nasional adalah momentum memperjuangkan keadilan, bukan panggung untuk menciptakan kekacauan. Serikat Jalanan mengajak pemuda dan mahasiswa tetap kritis, independen, dan solid bersama rakyat. Jangan terpancing provokasi, jangan biarkan aksi kehilangan arah. Lantangkan tuntutan, jaga barisan, lawan ketidakadilan dengan gagasan bukan dengan anarkisme.





