Jakarta – Persaudaraan Muslimin Indonesia (PARMUSI) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat dakwah Islam yang menyejukkan, moderat, dan berwawasan kebangsaan guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Komitmen tersebut sejalan dengan arah kepemimpinan PARMUSI di bawah Ketua Umum periode 2025–2030, H. Ali Amran Tanjung, yang terpilih melalui Muktamar V PARMUSI. Dalam berbagai kesempatan, kepemimpinan baru PARMUSI menegaskan bahwa dakwah Islam harus menjadi kekuatan moral umat yang menebarkan persaudaraan, keteladanan, serta kemaslahatan bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
PARMUSI memandang bahwa nilai-nilai Islam dan kebangsaan bukanlah dua hal yang saling bertentangan, melainkan saling menguatkan. Oleh karena itu, dakwah Islam harus disampaikan secara inklusif, mengedepankan prinsip rahmatan lil ‘alamin, serta menjunjung tinggi persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menjelang Ramadhan, PARMUSI mengajak seluruh elemen umat Islam dan masyarakat luas untuk menjaga sikap saling menghormati, menahan diri dari tindakan yang dapat memicu gesekan sosial, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah persatuan umat. Perbedaan pandangan keagamaan diharapkan dapat disikapi dengan bijak melalui dialog, musyawarah, dan saling menghargai.
Sebagai bagian dari tanggung jawab kebangsaan, PARMUSI juga menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan pemerintah dan aparat keamanan dalam menjaga ketertiban umum. Peran para tokoh agama, dai, dan pengurus organisasi akan terus dioptimalkan dalam menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas melalui mimbar dakwah, kegiatan keagamaan, serta ruang-ruang publik.
Dengan penguatan dakwah Islam yang sejuk dan komitmen kebangsaan yang kokoh, PARMUSI berharap Bulan Ramadhan 1447 H dapat berlangsung dalam suasana aman, damai, dan penuh keberkahan, sekaligus menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat persatuan bangsa.





