Jakarta – Pemerintah Indonesia saat ini sedang mengalami krisis kepercayaan dari masyarakat di mana banyak kebijakan dan perubahan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia yang dinilai masyarakat sangat bertolak belakang dengan nilai-nilai Pancasila.
Namun hal tersebut tidak harus serta merta masyarakat menurunkan nilai kepercayaan kepada Pemerintah Indonesia tapi tetap harus didukung sepenuhnya dikarenakan Pemerintah Indonesia mengambil langkah-langkah atau mengeluarkan kebijakan tersebut sudah pasti dipikirkan efeknya baik positif dan negatifnya.
Hal ini disampaikan oleh Sinta Suryani Fadilah yang merupakan salah satu tokoh yang aktif melalui media sosial untuk menyuarakan dukungan kepada Pemerintah Indonesia dimana segala kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia harus didukung oleh rakyatnya bukan malah di hujat dan di benci.
“Tapi kalau untuk dikritik itu boleh karena sistem pemerintahan Indonesia yang demokratis.” tegasnya.
Selain daripada dukungan terhadap Pemerintah Indonesia, Sinta Suryani Fadilah juga mendukung aparat penegak hukum terutama Polri yang mana disampaikan bahwa apa yang sudah dilakukan oleh Polri sudah sesuai dengan SOP. Misalnya contoh dalam pengamanan aksi demo di mana Polri sudah totalitas melakukan pengamanan. Namun karena ada aksi dari oknum tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan situasi maka aksi demo akan berakhir ricuh dan timbul korban.
Hal ini juga disampaikan oleh Sinta Suryani Fadilah, bahwa Polri harus tetap ada buat Indonesia dan harus bisa berubah lebih baik.
“Yang mana hanya ada ‘oknum’ Polri yang bisa merusak nama baik Polri, tapi bukan institusi Polri.” pungkasnya





