Jakarta – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) memulai kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026 yang diikuti 9.520 mahasiswa baru jenjang D4 dan S1 pada Minggu (16/8/2026) di Arena Balap Sepeda Velodrome, Jakarta Timur. Kegiatan yang berlangsung hingga Jumat (28/8/2026) tersebut menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik, kehidupan kemahasiswaan, serta berbagai organisasi yang ada di lingkungan UNJ.
PKKMB UNJ 2026 mengusung tema “Generasi Unggul Bereputasi Dunia”. Rangkaian kegiatan meliputi PKKMB tingkat universitas, fakultas, dan program studi yang kemudian diakhiri dengan penutupan. Kegiatan tersebut diarahkan untuk membantu mahasiswa baru memahami lingkungan akademik sekaligus mengenal berbagai ruang pengembangan diri selama menjalani pendidikan di UNJ.
“PKKMB bertujuan membuat mahasiswa mengenal UNJ dari sisi akademik, kemahasiswaan, dan organisasi mahasiswa,” ujar Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni UNJ, Prof. Ifan Iskandar, dalam sambutannya.
Dari total mahasiswa baru yang mengikuti kegiatan tersebut, sebanyak 1.119 mahasiswa berasal dari Fakultas Ilmu Pendidikan, 1.507 mahasiswa dari Fakultas Bahasa dan Seni, 1.380 mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, 988 mahasiswa dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 1.416 mahasiswa dari Fakultas Teknik, serta 1.812 mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Sementara Fakultas Psikologi menerima 440 mahasiswa baru dan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan juga turut menjadi bagian dari penerimaan mahasiswa baru tahun ini.
Direktur Mahasiswa dan Alumni UNJ, Yasep Setiakarnawijaya, menyampaikan bahwa PKKMB menjadi momentum penting dalam membangun karakter dan kesiapan mahasiswa sejak awal memasuki lingkungan perguruan tinggi. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya perlu memahami sistem akademik, tetapi juga perlu memanfaatkan berbagai peluang pengembangan diri melalui organisasi, kegiatan kemahasiswaan, kompetisi, dan program lainnya.
“PKKMB bukan sekadar kegiatan pengenalan kampus, tetapi menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk mengenal potensi dirinya, membangun jejaring, dan mulai merancang perjalanan selama menjadi mahasiswa UNJ. Kami berharap mahasiswa baru dapat memanfaatkan berbagai kesempatan yang tersedia untuk berkembang dan berprestasi,” kata Yasep.
Sementara itu, Ketua BEM UNJ 2026, Adriyansyah Fadhilah, mengingatkan mahasiswa baru bahwa kesempatan menempuh pendidikan tinggi merupakan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh. Ia juga mengajak mahasiswa untuk menyikapi berbagai persoalan di lingkungan kampus dengan pemikiran kritis dan intelektual.
Menurut Adriyansyah, keberanian menyampaikan pendapat perlu disertai dengan kemampuan menawarkan solusi dan memberikan masukan. Mahasiswa juga diharapkan memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
“Berani menyampaikan pendapat berarti berani menyampaikan solusi dan memberi masukan. Kita juga harus mampu menyerukan keberpihakan kepada masyarakat,” tutur Adriyansyah.
Tujuh Pesan Rektor UNJ
Rektor UNJ, Prof. Komarudin, mengatakan hari pertama PKKMB menjadi awal perjalanan baru bagi 9.520 mahasiswa yang kini resmi menjadi bagian dari keluarga besar UNJ. Ia menyampaikan bahwa para mahasiswa datang dari berbagai daerah dengan latar belakang, pengalaman, dan cita-cita yang berbeda, namun memiliki satu almamater dan tekad untuk menjadi generasi unggul yang mampu membawa nama UNJ semakin bereputasi di dunia.
Prof. Komarudin kemudian menyampaikan tujuh pesan yang diharapkan menjadi bekal mahasiswa selama menempuh pendidikan di UNJ. Pertama, mahasiswa diminta berani bermimpi besar dengan menetapkan tujuan dan mengambil berbagai kesempatan untuk meraih prestasi.
Kedua, mahasiswa diharapkan tekun mengasah kompetensi dengan tidak hanya berorientasi pada nilai dan ijazah, tetapi juga menguasai bidang ilmu, meningkatkan literasi digital dan kemampuan bahasa, serta mengikuti perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan artifisial.
Ketiga, mahasiswa didorong untuk berpikir out of the box dengan tidak hanya mempertanyakan apa yang telah tersedia, tetapi juga memikirkan berbagai hal yang dapat diciptakan melalui inovasi dan kreativitas. Keempat, mahasiswa diminta belajar dari keteladanan dengan menghormati orang tua, guru, dosen, serta mempelajari perjalanan tokoh-tokoh yang memberikan kontribusi bagi bangsa dan dunia.
Kelima, mahasiswa diingatkan untuk membangun karakter dan integritas melalui kejujuran, disiplin, tanggung jawab, etika, dan kepedulian sosial. Keenam, mahasiswa didorong memperluas jejaring dan membangun kolaborasi melalui organisasi, komunitas, kegiatan sosial, kompetisi, penelitian, kewirausahaan, hingga forum internasional.
Ketujuh, mahasiswa diharapkan dapat meninggalkan jejak terbaik selama menjadi bagian dari UNJ. Setelah menyelesaikan pendidikan, mahasiswa tidak hanya diharapkan membawa ijazah, tetapi juga karya, prestasi, inovasi, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta kontribusi positif bagi almamater.
Dalam rangka membangun kehidupan kampus yang kondusif, mahasiswa baru juga diharapkan mampu mengambil peran positif dalam menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan. Sikap kritis dan kebebasan menyampaikan pendapat tetap diarahkan untuk dilakukan secara bertanggung jawab, mengedepankan dialog, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
Mahasiswa juga diharapkan dapat mendukung kebijakan Pemerintah dan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui partisipasi yang positif dan konstruktif. Dukungan tersebut dapat diwujudkan dengan menjaga kondusivitas lingkungan kampus dan masyarakat, menghormati aturan yang berlaku, serta ikut menciptakan ruang dialog yang aman dan produktif bagi seluruh elemen masyarakat.





