Jelang May Day, Lintas Koordinasi Nusantara Minta Ojol dan Buruh Kedepankan Nalar, Bukan Emosi

Picture6
Picture6

Lintas Koordinasi Nusantara mengajak seluruh elemen pengemudi ojek online (ojol) dan kalangan buruh untuk tetap menjaga ketenangan serta tidak terprovokasi oleh berbagai isu tendensius yang beredar menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day).

Dalam keterangannya, Lintas Koordinasi Nusantara menilai bahwa momentum May Day seharusnya dimaknai sebagai ruang perjuangan yang bermartabat untuk menyuarakan aspirasi secara konstruktif, bukan justru dijadikan alat oleh pihak-pihak tertentu untuk mendorong narasi chaos, konflik horizontal, hingga wacana ekstrem seperti pemakzulan Presiden.

Bacaan Lainnya

“May Day adalah panggung aspirasi, bukan arena provokasi. Kami mengimbau kepada seluruh elemen ojol dan buruh agar tidak mudah terpengaruh oleh ajakan-ajakan yang mengarah pada tindakan anarkis maupun agenda politik yang tidak relevan dengan kepentingan kesejahteraan pekerja,” tegas perwakilan Lintas Koordinasi Nusantara.

Lintas Koordinasi Nusantara juga menyoroti maraknya penyebaran informasi yang bersifat provokatif di media sosial, yang berpotensi memecah belah solidaritas buruh dan ojol. Narasi-narasi tersebut dinilai tidak hanya menyesatkan, tetapi juga berisiko merusak citra perjuangan buruh yang selama ini dikenal sebagai gerakan yang memiliki legitimasi moral di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, mereka menekankan pentingnya menjaga aksi tetap damai, tertib, dan berorientasi pada solusi. Aspirasi yang disampaikan secara elegan dan berbasis substansi justru akan lebih didengar serta memiliki daya tekan yang kuat terhadap pengambil kebijakan.

“Kami percaya bahwa kekuatan buruh dan ojol ada pada solidaritas dan kedewasaan dalam menyampaikan aspirasi. Jangan sampai energi perjuangan justru dibajak oleh kepentingan lain yang berujung pada instabilitas,” lanjutnya.

Lintas Koordinasi Nusantara pun mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif menjelang dan saat pelaksanaan May Day, demi memastikan bahwa peringatan tersebut berjalan dengan aman, damai, dan tetap fokus pada isu-isu kesejahteraan pekerja.

Pos terkait