PATI – Paguyuban Nelayan Juwana Pati yang terdiri atas Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), Asosiasi Mina Santosa (AMS), Mitra Nelayan Sejahtera (MNS), dan kelompok Jaring Tarik Berkantong (JTB), menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polri karena telah menjembatani aspirasi nelayan kepada pemerintah terkait kebijakan BBM harga khusus bagi kapal perikanan.
Kebijakan tersebut dinilai menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap keberlangsungan usaha penangkapan ikan. Selama ini, biaya bahan bakar merupakan salah satu komponen terbesar dalam operasional kapal sehingga sangat memengaruhi produktivitas, pendapatan awak kapal, dan kesejahteraan keluarga nelayan.
Paguyuban Nelayan Juwana Pati berharap pelaksanaan kebijakan BBM harga khusus dapat dilakukan secara tepat sasaran, transparan, mudah diakses, serta disertai pengawasan yang ketat agar manfaatnya benar-benar diterima oleh nelayan yang berhak.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polri yang telah menjembatani aspirasi nelayan kepada pemerintah hingga kebijakan BBM harga khusus bagi nelayan dapat terwujud. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut demi kesejahteraan nelayan Indonesia dan terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif,” demikian pernyataan bersama Paguyuban Nelayan Juwana Pati.
Paguyuban juga menyatakan siap mendukung pemerintah dan Polri dalam menjaga kelancaran pelaksanaan kebijakan, mencegah penyalahgunaan distribusi BBM, serta memelihara keamanan dan ketertiban di lingkungan pelabuhan maupun kawasan pesisir.
Sinergi antara nelayan, pemerintah, dan Polri diharapkan terus diperkuat sehingga kebijakan di sektor kelautan dan perikanan mampu meningkatkan produktivitas, menjaga keberlanjutan usaha, serta memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat nelayan.





