Dari Jumat Berkah, Yayasan CAS Ajak Masyarakat Rawat Keamanan dan Kondusivitas

Jumat Berkah Yayasan Catatan Akhir Sekolah CAS
Jumat Berkah Yayasan Catatan Akhir Sekolah CAS

Bogor – Yayasan Catatan Akhir Sekolah (CAS) menggelar kegiatan sosial bertajuk “Jumat Berkah” di sekitar sekretariat yayasan, Kota Bogor, Jumat siang. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana berbagi kepada masyarakat, tetapi juga dimanfaatkan untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga keamanan dan kondusivitas lingkungan.

Mengusung tema “Bangsa Kita Aman, Bangsa Kita Nyaman”, kegiatan diikuti sejumlah elemen masyarakat, mulai dari pelajar, pengemudi ojek online, pengemudi angkutan umum, pemulung, hingga pedagang kecil, pekerja jalan dan lain lain.

Ketua Yayasan Catatan Akhir Sekolah, Enrik, mengatakan kegiatan Jumat Berkah merupakan bentuk kepedulian yayasan terhadap masyarakat yang sehari-hari beraktivitas di ruang publik, khususnya di wilayah Kota Bogor.

“Acara Jumat Berkah ini bentuk kepedulian kami dari Yayasan Catatan Akhir Sekolah kepada masyarakat dan pekerja jalan sekitar Kota Bogor, seperti pelajar, ojek online, angkutan umum dan lainnya,” ujar Enrik.

Selain aspek sosial, Jumat Berkah juga menjadi ruang untuk membangun interaksi dan kepedulian antarsesama.

“Kita ingin membaur sesama manusia, manusia dengan manusia. Selain itu, kita juga memberikan edukasi kepada teman-teman di Kota Bogor agar tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang sedang beredar di media sosial,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diajak lebih bijak menyikapi berbagai informasi yang beredar di media sosial. Yayasan CAS mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya maupun ikut menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya.

Perhatian juga diberikan terhadap maraknya konten maupun ajakan yang berkaitan dengan aksi anarkis. Masyarakat diimbau tidak ikut terpengaruh atau melakukan tindakan yang dapat merugikan kepentingan bersama.

Enrik menilai aksi anarkis yang berujung pada kerusakan fasilitas umum pada akhirnya dapat memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

“Aksi-aksi anarkis yang memang merusak kepentingan umum dan fasilitas umum sangat merugikan kita semua, khususnya elemen masyarakat,” ujarnya.

Karena itu, menurut dia, menjaga ketertiban dan keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan kesadaran masyarakat.

Pos terkait