JAKARTA – Seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi, Persatuan Film Keliling Indonesia (PERFIKI) melakukan inovasi besar dengan menginisiasi program Bioskop Rakyat atau BIOSRA. Program ini merupakan transformasi dari konsep film keliling (Layar Tancap atau Misbar) menjadi sebuah bioskop modern yang ditargetkan hadir di tiap kecamatan di seluruh Indonesia.
Sebagai organisasi profesi perfilman yang telah dikukuhkan pemerintah sejak tahun 1993, PERFIKI memandang film sebagai media yang sangat efektif untuk menyampaikan pesan edukasi, hiburan, berita, serta sarana sosialisasi untuk pembangunan karakter bangsa. Oleh karena itu, BIOSRA hadir untuk memfasilitasi akses hiburan bagi masyarakat pinggiran, terutama di daerah kategori 3T (terdepan, tertinggal, dan terpencil).
*Konsep Terpadu: Hiburan dan Pemberdayaan UMKM*
BIOSRA dirancang tidak hanya sebagai pusat hiburan, tetapi juga sebagai sentra ekonomi kerakyatan. Berdasarkan rancangan standarnya, gedung BIOSRA akan dibangun dua lantai pada lahan minimal 15×40 meter persegi.
Lantai 1 akan didedikasikan untuk konsep kuliner atau Food Court yang stan-stannya disewakan untuk memberdayakan pelaku UMKM lokal.
Lantai 2 akan difungsikan sebagai ruang sinema berkapasitas 100 kursi yang dilengkapi peredam suara, tata suara Dolby Stereo, pendingin ruangan (AC), serta panggung multifungsi.
Masyarakat dapat menikmati tayangan film bioskop nasional mulai dari film lama hingga terbaru dengan harga tiket yang sangat terjangkau, yakni Rp10.000 pada hari biasa (Senin-Kamis) dan Rp15.000 pada akhir pekan (Jumat-Minggu). Pemesanan dan pembelian tiket nantinya akan dilakukan melalui sistem terintegrasi secara online. Penayangan film dijadwalkan setiap hari dengan empat kali waktu tayang, mulai pukul 13.00 hingga 20.30.
Sinergi dan Peluang Kemitraan Daerah
Di bawah kepemimpinan Ketua Umum Y. Endiarto, SH., inisiatif besar dari PERFIKI ini turut didukung oleh Angkatan Pekerja Film Indonesia (APEKFI). APEKFI, sebagai organisasi pekerja film yang bernaung di bawah PERFIKI, memegang peranan penting dalam menjalankan operasional sosialisasi program BIOSRA di daerah-daerah.
Untuk merealisasikan pembangunan masif ini, PERFIKI membuka peluang kerja sama bisnis dengan mitra di daerah kecamatan, baik berupa PT perorangan, koperasi, UMKM, BUMDes, maupun yayasan. Dalam skema kemitraan ini, PERFIKI akan menyiapkan kebutuhan infrastruktur manajemen dan standardisasi teknik, sementara pihak mitra bertugas menyediakan lahan serta bangunan sesuai standar yang ditetapkan.
Kerja sama ini juga menawarkan sistem bagi hasil yang menguntungkan bagi mitra pengelola, baik dari penjualan tiket bioskop maupun pendapatan non-bioskop seperti penyewaan ruang multifungsi dan stan UMKM.
Melalui kehadiran BIOSRA, PERFIKI berharap dapat membuka lapangan kerja baru, menumbuhkan ekosistem ekonomi kerakyatan, membangun industri kreatif digital di daerah, serta memberikan akses tontonan sinema berkualitas yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia.





