Jakarta – Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (HIKMAHBUDHI) menyelenggarakan Rapat Pimpinan Nasional (Rampinas) XII sebagai upaya memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meneguhkan peran generasi muda Buddhis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kegiatan ini mengangkat tema “Bersatu dalam Dhamma, Sinergi untuk Bangsa: Menguatkan Persatuan Organisasi dan Keharmonisan Umat.”
Rampinas XII menjadi forum penting yang mempertemukan Pengurus Pusat, Pengurus Daerah, serta kader HIKMAHBUDHI dari berbagai wilayah di Indonesia. Pertemuan tersebut dimanfaatkan sebagai ruang diskusi dan refleksi bersama guna merumuskan langkah-langkah strategis organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan sosial sekaligus memperkuat pengamalan nilai-nilai Dhamma dalam kehidupan bermasyarakat.
Ketua Umum Pengurus Pusat HIKMAHBUDHI, Candra Aditiya Nugraha, dalam sambutannya menegaskan bahwa soliditas organisasi menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan gerakan kader. Menurutnya, Rampinas bukan hanya agenda rutin organisasi, melainkan juga momentum untuk mempertegas komitmen kader dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dengan berlandaskan nilai-nilai kebajikan dalam Dhamma.
Ia juga menambahkan bahwa penguatan sinergi antar-kader dan antar-struktur organisasi perlu terus dibangun agar HIKMAHBUDHI mampu tetap relevan dan responsif terhadap perkembangan zaman.
Dalam kesempatan yang sama, Senior HIKMAHBUDHI Ari Sutrisno menyampaikan pesan kepada seluruh peserta agar tetap menjaga semangat persaudaraan dan integritas dalam berorganisasi. Ia menilai HIKMAHBUDHI memiliki sejarah panjang dalam mencetak kader muda Buddhis yang kritis, berkarakter, serta mampu menjadi penggerak persatuan di tengah masyarakat.
“Kader HIKMAHBUDHI harus tetap menjaga militansi dan idealisme, sekaligus mampu menjadi perekat persatuan umat,” ujarnya.
Rampinas XII HIKMAHBUDHI secara resmi dibuka oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama RI, Drs. Supriyadi, M.Pd. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kiprah HIKMAHBUDHI dalam membina dan mengembangkan potensi generasi muda Buddhis di Indonesia.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara organisasi kepemudaan Buddhis dengan pemerintah dalam menjaga kerukunan antarumat beragama serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat yang majemuk.
Melalui forum Rampinas XII ini, HIKMAHBUDHI diharapkan dapat melahirkan berbagai gagasan dan rekomendasi strategis yang tidak hanya memperkuat persatuan internal organisasi, tetapi juga memperluas kontribusi mahasiswa Buddhis dalam membangun masyarakat yang harmonis, inklusif, dan berlandaskan nilai-nilai Dhamma.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat jaringan kader HIKMAHBUDHI dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan demikian, semangat “Bersatu dalam Dhamma, Sinergi untuk Bangsa” diharapkan dapat terus diwujudkan melalui berbagai program dan gerakan nyata bagi kemajuan umat, bangsa, dan negara.





