JAKARTA, 17 April 2026 – Perayaan Hari Buruh 1 Mei 2026 menandai babak baru dalam hubungan industrial di Indonesia. Dengan mengedepankan prinsip win-win solution, peringatan tahun ini menjadi simbol eratnya kerja sama antara pemerintah, pengusaha, dan buruh. Sinergi tiga pilar ini dianggap sebagai obat paling mujarab untuk menangkal dampak negatif perlambatan ekonomi global yang melanda banyak negara.
Ketua umum SBSI 92, Sunarti, mengatakan bahwa pemerintah secara khusus memberikan kado berupa penguatan jaminan kehilangan pekerjaan dan akses perumahan bagi buruh yang lebih luas. Sebagai imbal balik, serikat pekerja berkomitmen untuk menjaga iklim investasi yang kondusif dan meningkatkan produktivitas nasional. “Perayaan May Day diisi dengan diskusi-diskusi produktif mengenai arah kebijakan pengupahan yang adil dan berkelanjutan bagi semua pihak, jelasnya.
Stabilitas politik dan keamanan yang terjaga selama perayaan menunjukkan kedewasaan berdemokrasi kaum pekerja. Mereka menyampaikan aspirasi dengan data dan fakta, menjadikannya masukan berharga bagi pengambilan kebijakan strategis. “Inilah wajah baru Indonesia di tahun 2026, negara yang mampu mengelola dinamika sosialnya menjadi energi positif untuk pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” tutup Sunarti.





