Antisipasi Kerusuhan Sosial, Masyarakat Garut Tegaskan Dukungan ke Polres

Elemen Masyarakat Garut
Elemen Masyarakat Garut

Garut – Sejumlah elemen masyarakat Kabupaten Garut menyatakan kesediaan dan sikap tegas untuk mendukung penuh Polres Garut dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), serta antisipasi tindak kejahatan dan potensi kerusuhan sosial.

Pernyataan sikap tersebut disampaikan oleh tiga organisasi kemasyarakatan besar di Garut, yakni Pemuda Pancasila (PP), Barisan Ansor Serbaguna (Banser), dan Karang Taruna Suci. Masing-masing disampaikan langsung oleh para ketua: Ketua PP Garut H. Delit Suherman, Ketua Banser Garut Asep Lukman, dan Ketua Karang Taruna Suci sdr. Undang.

“Kami dari Pemuda Pancasila Garut siap berdiri di garda terdepan bersama Polres Garut. Menjaga Garut kondusif adalah tanggung jawab kita semua,” tegas H. Delit Suherman.

Senada, Ketua Banser Garut Asep Lukman menyatakan Banser akan mengerahkan seluruh kekuatan kader untuk membantu tugas kepolisian. “Tidak ada ruang untuk kejahatan dan perpecahan di Garut. Kami siap backup Polres Garut 24 jam,” ujarnya.

Sementara Ketua Karang Taruna Suci, Undang, menekankan peran pemuda. “Karang Taruna akan aktif di tingkat desa dan kelurahan untuk deteksi dini. Kami pastikan generasi muda tidak mudah terprovokasi,” katanya.

Empat Poin Pernyataan Sikap Elemen Masyarakat Garut:

1. Mendukung penuh program pemerintah daerah dan pusat yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat Garut.
2. Berperan aktif dalam Harkamtibmas bersama Polri-TNI, mulai dari kegiatan siskamling, patroli lingkungan, hingga edukasi hukum ke warga.
3. Menjaga dan mengamankan aset-aset negara serta fasilitas publik dari aksi perusakan, penjarahan, maupun sabotase.
4. Memperkuat kerja sama lintas elemen masyarakat dengan mengedepankan prinsip Sunda “Sauyunan Ngajaga Lembur” – bergotong royong menjaga kampung halaman.

Ketiga ormas sepakat bahwa stabilitas Garut hanya bisa terwujud jika seluruh komponen masyarakat bersatu. Mereka juga mengimbau warga agar tidak mudah terpengaruh isu hoaks dan provokasi yang dapat memicu kerusuhan sosial.

“Garut ini rumah kita bersama. Mari kita jaga dengan cara sauyunan. Kalau ada potensi gangguan kamtibmas, langsung koordinasi dengan Bhabinkamtibmas atau laporkan ke Polres Garut,” tutup H. Delit Suherman mewakili ketiga ormas.

Pos terkait