Jakarta – Keluarga Mahasiswa Universitas Pancasila (KMUP) mengajak seluruh elemen pemuda dan mahasiswa untuk tetap mempertahankan karakter gerakan yang elegan, intelektual, dan berorientasi pada kepentingan rakyat dalam setiap penyampaian aspirasi. Mahasiswa sebagai kelompok terdidik harus mampu menunjukkan bahwa kekuatan sebuah gerakan tidak ditentukan oleh kerasnya benturan, tetapi oleh ketajaman gagasan, kekuatan argumentasi, serta konsistensi dalam mengawal tuntutan.
KMUP mengingatkan agar setiap elemen gerakan meningkatkan kewaspadaan terhadap provokasi yang berpotensi mengalihkan aksi dari substansi perjuangan. Membuka ruang konfrontasi dengan masyarakat, melakukan perusakan, ataupun terlibat dalam tindakan anarkis sama sekali tidak merepresentasikan semangat gerakan mahasiswa dan justru berpotensi mencederai kepercayaan publik terhadap perjuangan yang sedang dibawa.
“Mahasiswa adalah kekuatan intelektual dan harapan bangsa. Tunjukkan keberanian melalui gagasan, argumentasi dan konsistensi perjuangan, bukan melalui anarkisme. Hindari provokasi, jangan mencari konfrontasi, dan jangan biarkan tindakan kontraproduktif merusak marwah gerakan mahasiswa.” tegasnya.
KMUP menyerukan kepada seluruh pemuda dan mahasiswa untuk tetap kritis dan berani menyuarakan kepentingan rakyat, namun senantiasa mengedepankan kedewasaan dalam bertindak. Kritis dalam berpikir, tajam dalam menyuarakan aspirasi, elegan dalam bergerak, serta tetap berpihak kepada rakyat merupakan wajah gerakan mahasiswa yang sesungguhnya.





