PP GPA Tekankan Perayaan Idul Fitri dan Nyepi Aman dan Khidmat

Ketum PP GPA Aminullah Siagian
Ketum PP GPA Aminullah Siagian

Jakarta – Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al Washliyah (PP GPA) Aminullah Siagian menyampaikan, himbauan kepada seluruh masyarakat Indonesia agar menjadikan momentum perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H dan Hari Raya Suci Nyepi Tahun Caka 1948 yang waktunya berdekatan pada Maret 2026 sebagai sarana memperkuat toleransi dan menjaga kerukunan antar umat beragama. Momen hari besar keagamaan ini diharapkan dapat mempererat persatuan serta menumbuhkan sikap saling menghormati antarumat beragama di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Lebih lanjut, Aminullah Siagian juga mengajak seluruh masyarakat untuk saling menghormati pelaksanaan rangkaian ibadah masing-masing agama, baik dalam perayaan Idul Fitri maupun saat pelaksanaan Catur Brata Penyepian pada Hari Raya Nyepi. Dengan adanya sikap toleransi, saling pengertian, dan menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan khidmat.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk turut mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang dilaksanakan oleh Polri bersama instansi terkait dalam rangka pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran. Dukungan masyarakat sangat penting dengan cara mematuhi peraturan lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif selama berlangsungnya perayaan hari besar keagamaan tersebut.

Aminullah Siagian merupakan Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al Washliyah (PP GPA) terpilih secara aklamasi pada Muktamar ke-XX di Cianjur pada Januari 2023 untuk mempimpin oragnisasi ini hingga 2028.

Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) merupakan organisasi dibawah naungan Al Jam’iyatul Washliyah berdiri pada tanggal 11 Januari 1941 di Kota Medan pada saat Kongres III Al Washliyah. Organisasi ini bergerak dalam bidang Pendidikan, dakwah, amal sosial dan pengembangan ekonomi umat.

Pos terkait