Jakarta, 17 Maret 2026 — Founder Lembaga Kontra Narasi, Koordinator Nasional Presidium Pemuda Timur, sekaligus Direktur Eksekutif Haidar Alwi Institute (HAI), Sandri Rumanama, mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) atas keberhasilannya mengamankan arus mudik Lebaran dalam beberapa tahun terakhir.
Hal tersebut disampaikan Sandri kepada wartawan di sela kegiatan santunan bagi santri penghafal Al-Qur’an asal Indonesia Timur di Jakarta, Selasa (17/3). Ia menilai, keberhasilan Polri dalam mengelola arus mudik dan arus balik tidak hanya terlihat dari kelancaran lalu lintas, tetapi juga dari meningkatnya rasa aman dan nyaman yang dirasakan masyarakat secara langsung.
“Selama lima tahun terakhir, kita melihat dan merasakan sendiri bagaimana mudik Lebaran berjalan semakin tertib, aman, dan nyaman. Ini bukan hal yang sederhana, melainkan hasil kerja keras yang terukur dan konsisten dari Polri,” ujar Sandri.
Ia menambahkan, berbagai data dan fakta di lapangan menunjukkan tren positif, di mana angka kecelakaan lalu lintas maupun tindak kejahatan selama periode mudik mengalami penurunan signifikan. Kondisi tersebut memungkinkan masyarakat untuk melakukan perjalanan dengan lebih tenang serta menikmati momen berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.
Menurut Sandri, keberhasilan ini tidak terlepas dari dedikasi tinggi jajaran Korps Bhayangkara yang bekerja tanpa mengenal waktu. Ia menekankan bahwa aparat kepolisian tetap menjalankan tugasnya di tengah berbagai keterbatasan dan kondisi cuaca yang tidak menentu, demi memastikan keselamatan masyarakat.
“Di balik perjalanan mudik yang lancar, ada pengorbanan besar dari aparat yang berjaga siang dan malam, baik dalam kondisi panas maupun hujan. Kita bisa merasakan hangatnya kebersamaan dengan keluarga karena kerja keras mereka. Ini layak mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Sandri menilai keberhasilan pengamanan mudik Lebaran merupakan implementasi konkret dari konsep **Polri Presisi** (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) yang digaungkan oleh institusi Polri. Menurutnya, pendekatan tersebut telah terbukti mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Ketika masyarakat merasa aman, nyaman, dan bahagia selama perjalanan, itu menjadi indikator kuat bahwa Polri Presisi benar-benar hadir dan bekerja di lapangan,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa prinsip Presisi tidak hanya relevan dalam momentum mudik Lebaran, tetapi harus terus diterapkan secara konsisten dalam pengamanan berbagai agenda nasional lainnya, seperti perayaan Tahun Baru, Natal dan Tahun Baru (Nataru), serta libur panjang.
Sandri menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut dan menyebutnya sebagai prestasi kolektif yang patut diapresiasi oleh seluruh elemen bangsa. Ia pun mengajak masyarakat untuk terus membangun kesadaran dalam menghargai kinerja aparat sebagai bagian dari upaya memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi negara.
Sebagai penutup, Sandri mengajak generasi muda, khususnya kalangan santri, untuk turut mendoakan Polri agar senantiasa diberikan kekuatan dan integritas dalam menjalankan tugasnya di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
“Dukungan moral dari masyarakat sangat penting agar Polri terus optimal dalam menjalankan tugasnya. Harapannya, ke depan mudik Lebaran dan berbagai momentum lainnya dapat terus berlangsung aman, lancar, dan kondusif,” pungkasnya.





