Bandung, 21 Mei 2026 – Pelaksanaan Pengukuhan dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) III Aliansi Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (DEMA PTKIN) Se-Indonesia resmi digelar pada 20–24 Mei 2026 di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Jawa Barat.
Kegiatan nasional tersebut mengusung tema “Menata Langkah Strategis Mahasiswa PTKIN dalam Mengawal Indonesia Emas 2045” sebagai pijakan utama dalam merumuskan arah gerak dan strategi kolektif mahasiswa PTKIN dalam menghadapi tantangan masa depan bangsa.
Rapimnas III menjadi forum konsolidasi nasional yang mempertemukan para pemimpin mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia. Sebanyak 58 kampus PTKIN turut berpartisipasi, terdiri dari perwakilan Universitas Islam Negeri (UIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN), hingga Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN).
Pelaksanaan pembukaan yang dimulai pada 20 Mei 2026 menjadi momentum penyatuan gagasan dan arah perjuangan mahasiswa dalam merumuskan kebijakan strategis organisasi. Selain menjadi wadah penguatan sinergi antarkampus, forum tersebut juga menjadi ruang pembahasan sejumlah agenda penting, termasuk Garis Besar Haluan Aliansi (GBHA) dan pengukuhan kepengurusan baru.
Rapimnas III juga menegaskan komitmen Aliansi DEMA PTKIN dalam mendukung program pengabdian masyarakat melalui kolaborasi bersama pemerintah. Salah satu fokus utama yang menjadi perhatian adalah keterlibatan mahasiswa dalam program sosial nasional, termasuk rencana implementasi program Sekolah Rakyat.
Sebelum pelaksanaan Rapimnas, rangkaian kegiatan diawali melalui Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) yang telah diselenggarakan di berbagai zona sebagai tahapan konsolidasi dan penguatan aspirasi daerah.
Dalam kegiatan tersebut hadir sejumlah narasumber dan tokoh dari berbagai instansi, di antaranya Irjen Pol. Nanang Rudi Supriatna, S.H., M.H. selaku Wakil Kepala Badan Intelijen Keamanan Polri, Hamdan Hamedan selaku Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Publik/Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Iwan Nuryan, Willy Wiradhika, serta Husnul Qodim.
Dalam sambutan dan pemaparan yang disampaikan, para tokoh menekankan pentingnya peran strategis mahasiswa sebagai motor penggerak perubahan dan pembangunan bangsa. Mahasiswa PTKIN diharapkan mampu membangun gerakan yang terstruktur, berintegritas, serta adaptif terhadap perkembangan zaman.
Selain itu, forum ini juga menyoroti pentingnya menyiapkan generasi kepemimpinan masa depan yang memiliki kapasitas intelektual, moralitas, dan komitmen kebangsaan dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Rapimnas III Aliansi DEMA PTKIN Se-Indonesia diharapkan dapat menghasilkan rumusan langkah strategis yang tidak hanya berorientasi pada penguatan organisasi, tetapi juga mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pengabdian dan kolaborasi lintas sektor.





