PDOI Jatim Tegaskan Komitmen Perjuangkan Hak Driver Online Tanpa Ganggu Ketertiban Umum

PDOI Jawa Timur
PDOI Jawa Timur

Malang — Ketua Umum Persatuan Driver Online Indonesia (PDOI) Jawa Timur, yang juga menjabat sebagai Penanggung Jawab (PJ) Front Driver Online Tolak Aplikator Nakal (FRONTAL) Jawa Timur, bersama jajaran pengurus PDOI Malang, mengimbau seluruh pengemudi transportasi daring untuk senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban serta mengedepankan penyampaian aspirasi secara damai, tertib, dan bertanggung jawab.

PDOI Jawa Timur menyampaikan bahwa kesejahteraan pengemudi transportasi daring masih menjadi perhatian bersama, khususnya terkait kepastian tarif, perlindungan pengemudi, transparansi kebijakan perusahaan aplikator, serta kejelasan hubungan kemitraan. Berbagai persoalan tersebut diharapkan dapat diselesaikan melalui komunikasi dan dialog yang konstruktif antara pengemudi, pemerintah, dan perusahaan aplikator.

Dalam menyampaikan aspirasi, seluruh pengemudi diimbau untuk tetap mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan serta menjaga ketertiban umum. Setiap bentuk penyampaian pendapat hendaknya dilaksanakan secara damai tanpa tindakan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat, menghambat lalu lintas, maupun menimbulkan kerugian bagi pihak lain.

PDOI Jawa Timur juga menekankan pentingnya memperkuat koordinasi dan komunikasi antarperwakilan daerah serta komunitas pengemudi transportasi daring. Koordinasi tersebut diperlukan untuk menyamakan persepsi, mencegah kesalahpahaman, dan menjaga solidaritas dalam memperjuangkan kepentingan pengemudi secara terarah dan bertanggung jawab.

Selain itu, seluruh pengemudi diimbau agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, berita bohong, maupun provokasi yang berpotensi memicu perselisihan. Setiap informasi yang beredar hendaknya dikonfirmasi melalui sumber yang dapat dipercaya guna mencegah penyebaran informasi keliru yang dapat menimbulkan keresahan di kalangan pengemudi maupun masyarakat.

PDOI Jawa Timur mendorong pemerintah daerah dan perusahaan aplikator untuk membuka ruang komunikasi secara berkelanjutan dengan perwakilan pengemudi. Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi sarana penyampaian aspirasi, pembahasan persoalan tarif dan perlindungan pengemudi, serta pencarian solusi yang mempertimbangkan kepentingan pengemudi, perusahaan aplikator, dan konsumen.

Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, PDOI Jawa Timur juga mengajak seluruh pengemudi untuk menghindari tindakan yang dapat memicu konflik, termasuk perselisihan antarpengemudi maupun tindakan yang menghambat pengemudi lain dalam menjalankan aktivitasnya. Setiap perbedaan pendapat diharapkan diselesaikan melalui musyawarah, komunikasi, dan mekanisme penyelesaian yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Melalui pernyataan tersebut, PDOI Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk mendorong penyampaian aspirasi pengemudi transportasi daring secara damai dan bermartabat, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan, serta membangun komunikasi yang baik dengan perusahaan aplikator. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung penyelesaian persoalan transportasi daring sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jawa Timur.

Pos terkait