JAKARTA — Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Yudhistira Adhinegara, mengajak masyarakat menjadikan isu September Hitam sebagai momentum refleksi sekaligus masukan konstruktif bagi pemerintah.
Menurut Yudhistira, kritik merupakan bagian yang wajar dalam kehidupan negara demokrasi. Karena itu, berbagai kritik dan aspirasi yang muncul di tengah masyarakat perlu dipandang sebagai bagian dari proses pengawasan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan.
“Dalam negara demokrasi, kritik merupakan hal yang lumrah. Yang terpenting adalah bagaimana kritik tersebut disampaikan secara konstruktif, berbasis data dan fakta, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ujar Yudhistira.
Ia menilai isu September Hitam dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengingat berbagai persoalan yang pernah terjadi sekaligus mengambil pelajaran untuk memperbaiki kondisi bangsa. Menurutnya, refleksi sejarah semestinya mendorong evaluasi terhadap kebijakan dan tata kelola pemerintahan agar semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Yudhistira juga mengajak masyarakat untuk terus mengawal jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melalui partisipasi publik yang kritis dan konstruktif.
“Mengawal pemerintah bukan berarti selalu menolak atau selalu mendukung. Mengawal pemerintah berarti memberikan kritik ketika ada kebijakan yang perlu diperbaiki, sekaligus memberikan apresiasi ketika ada kebijakan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Menurutnya, ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat perlu terus diperkuat. Aspirasi masyarakat, kajian akademik, kritik kelompok masyarakat sipil, serta masukan dari berbagai elemen dapat menjadi bahan pertimbangan dalam mengevaluasi maupun memperbaiki kebijakan publik.
Ia berharap masyarakat tetap menjaga kualitas demokrasi dengan mengedepankan argumentasi, data, dan dialog serta menghindari penyebaran informasi yang tidak terverifikasi.
“Tujuan akhirnya harus jelas, yaitu bagaimana demokrasi menghasilkan kebijakan publik yang semakin baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Mari kita kawal pemerintah dengan masukan yang konstruktif demi kesejahteraan masyarakat,” pungkas Yudhistira Adhinegara.





